Macam-macam arus sungai (
Main Stream) :
- Lidah Air (the tongue) : berbentuk “V”, dan untuk memudahkan bergeraknya perahu maka pilihlah lidah air yang lebih besar.
- Standing Wave : membentuk obak, apabila lebih dari 3 meter disebut haystacks dan tidak safety untuk dilewati.
- Arus Balik (Reverse Stream) : arus berputar ke atas karena perubahan bidang. Macam-macam arus balik yaitu :
- Hole : batu yang berada di bawah permukaan air dan menghalangi arus air.
- Hydraulic : arus air yang turun secara vertikal menyebabkan arus berputar di bawah dan dia putarannya lebih besar.
- Back Curling : dasar sungai yang cukup terjal, menyebabkan arus sungai menjadi sangat kuat.
- Eddy : tempat dimana aliran sungai berhenti atau mengalir ke atas (hulu) sungai secara horisontal.
- Flat : tenang.
- Stopper : ornamen sungai yaitu batuan yang terlihat dipermukaan air.
- Strainer : sesuatu yang menghalangi arus utama (ranting / pohon).
- Undercut : terkikisnya dinding sungai hingga membentuk rongga.
- Bottleneek : penyempitan dinding sungai, dapat menyebabkan arus mengalir lebih cepat.
- Jeram : alir deras dan cepat dan bertaburan diantara banyak batu dari berbagai ukuran dan sekaligus membentuk arus balik.
- pendangkalan sungai (shallow) : membuat permukaan air menjadi turun.
- pilou : batuan yang ditutupi air.
- bolder : batuan yang tampak pada permukaan air tapi lebih kecil dari stopper.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar